No menu items!

Hampir 100 Investor Asing Berburu Startup ke Indonesia pada Agustus

Must Read

Program Next Indonesia Unicorn (Nexticorn) akan kembali digelar pada 31 Agustus – 2 September. Setidaknya ada 99 investor dari Singapura hingga Arab Saudi yang berkomitmen hadir dan ‘memburu’ startup di Tanah Air.

Ketua Yayasan Nexticorn, Rudiantara, mengatakan program Nexticorn sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Pertemuan investor dari dalam dan luar negeri dengan startup ini akan kembali digelar di Bali.

Ada lebih dari 130 memulai segera yang mengikuti acara tersebut. Soonicorn adalah istilah untuk memulai yang mendekati status unicorn atau valuasi di atas US$ 1 miliar.

Rencananya, NXC International Summit 2022 bertema Nexticorn akan mempertemukan lebih dari 3.000 pertemuan investor dan startup. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2020 sebesar 1.500.

Rudiantara mengatakan, ada dua perbedaan dalam event Nexticorn tahun ini dengan tahun sebelumnya. “Pertama, kami akan lebih ketat karena kami ingin memulai yang berkualitas,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (24/6).

Startup akan dipilih secara ketat. Kualifikasinya adalah sebagai berikut:

  1. Startup yang telah berada di Seri A ke atas
  2. Pengecualian untuk sbootstrap tartup:

Portal media: MAU minimal 5 juta
E-niaga: GMV miminimal US$ 1 juta

Perangkat Lunak sebagai Layanan (SaaS) Pendapatan Berulang Tahunan (ARR) Web3 minimal US$500 ribu atau Pendapatan Berulang Bulanan (MRR) US$40 ribu
ARR adalah metrik yang menunjukkan jumlah uang yang masuk setiap tahun dari berlangganan atau kontrak. Sedangkan MRR adalah total pendapatan selama satu bulan.

  1. Memiliki izin di Indonesia atau 25% pendirinya adalah Warga Negara Indonesia (WNI)

Perbedaan kedua, Nexticorn kali ini mengambil tema Web3. “Karena di Indonesia potensinya besar dan tidak banyak pemain yang memiliki skalabilitas besar,” ujarnya.

Sedikitnya 99 investor akan menghadiri acara Nexticorn. Rincian negara asalnya adalah sebagai berikut:

• Singapura 38
• Indonesia 27
• Amerika Serikat (AS) 11
• Cina dan Taiwan 5
• Korea 5
• Belanda 2
• Jepang 2
• Kanada 1
• Hongkong 1
• India 1
• Filipina 1
• Arab Saudi 1
• Swiss 1
• Australia 1
• Thailand 1
• Inggris 1

Beberapa nama investor yang memastikan akan hadir adalah Sequoia, Temasek, Beenext, Vertex Venture, dan SoftBank Venture Asia.

Rudiantara tidak merinci sektor mana yang diminati investor. Dia hanya menyebutkan bahwa teknologi keuangan (tekfin) tetap diminati. Selain itu, sektor logistik.

“Kami berharap 15 investor lagi dari Arab Saudi akan datang,” kata Chief Summit Executive NXC International Summit 2022 Edward Ismawan Chamdani.

Ia juga mengatakan alasan Nexticorn kali ini mengusung tema Web3 karena peminatnya di Indonesia terbilang besar. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat jumlah investor kripto mencapai 13,4 juta.

Sayangnya, belum banyak pemain Web3 di Indonesia yang mendapatkan pendanaan. “Apa itu pengembang game di Web3 atau lainnya. Pengembang gym, Anantarupa Studios misalnya, perlu didukung agar Indonesia tidak hanya terkenal sebagai konsumennya saja,” ujarnya. (DM05)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This