No menu items!

Kabar Mendag Lutfi, AS Bakal Inves untuk Startup Indonesia Capai USD 100 Juta

Must Read

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menerima undangan pertemuan dari U.S. Secretary of Commerce Gina Raimondo di sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss pada Selasa (24/5/2022) lalu.

Terdapat tiga agenda utama yang dibahas pada pertemuan tersebut, yaitu pembangunan infrastruktur, dukungan terhadap Ibu Kota Negara (IKN), dan ekonomi digital.

Lutfi menjelaskan, banyak investor Amerika Serikat (AS) yang tertarik berinvestasi di perusahaan-perusahaan teknologi rintisan (tech startup) asal Indonesia.

Sebab, lanjutnya, AS melihat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia salah satu yang tercepat dan tertinggi di dunia.

“Saya menyarankan kepada U.S. Secretary of Commerce Gina Raimondo sebaiknya mengundang para Unicorn asal Indonesia ke Sun Valley, Idaho untuk bisa lebih mengenai karakter dan keistimewaan sektor ekonomi digital Indonesia. Beliau setuju dan akan melakukannya di tahun ini juga,” ujar Lutfi dalam keterangannya dikutip (26/5/2022).

Setelah berdialog dengan Mendag, U.S. Secretary of Commerce Gina Raimondo menyatakan kesiapannya untuk mengumpulkan komitmen beberapa investor dengan total komitmen awal sebesar 100 juta dolar AS untuk berinvestasi di perusahaan startup Indonesia yang paling potensial.

Sebelumnya, Lutfi bersama didampingi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadahlia memimpin pertemuan delegasi Indonesia dengan pengusaha dan investor dari Swiss.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengusaha dan investor Swiss menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya di sektor pariwisata, kelautan, dan investasi di Ibukota baru Nusantara.

Sementara, Lutfi justru tertarik pada sektor koperasi dan agribisnis yang menurutnya terlihat maju selama kunjungan ke Swiss. (DM05)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This