No menu items!

Bea Cukai Tanjung Emas : 185 Kontainer Terdampak Banjir Rob

Must Read

Akibat fenomena alam yang terjadi beberapa hari terakhir di ini di areal pesisir pantai utara Jawa tengah, membuat Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang mencatat sekitar 185 peti kemas terdampak banjir rob yang melanda kawasan pelabuhan di Kota Semarang.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Anton Martin dalam siaran persnya di Semarang, mengatakan, 185 peti kemas tersebut berisi komoditas yang akan diekspor maupun yang impor.

Menurut Anton bea cukai telah berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik guna menekan biaya yang terjadi akibat kondisi bencana banjir rob ini.

Antara lain memastikan pelayanan beroperasi selama 24 jam dengan beberapa layanan prioritas yang diberikan, seperti percepatan proses pembatalan, Surat Persetujuan Barang Ekspor (SPBE), serta pemeriksaan sebelum keluar Kawasan Pabean.

“Kami berusaha semaksimal mungkin memberi pelayanan 24 jam sehari, 7 hari seminggu,” kata Anton

Adapun kegiatan bongkar muat di Terminal Peti Kemas Semarang pada 26 Mei 2022 telah tercatat sekitar 161 kontainer melewati gerbang ekspor dan 115 kontainer melewati gerbang impor.

Sebelumnya, tanggul laut di kawasan PT Lamicitra yang jebol mengakibatkan banjir rob di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sejak 23 Mei 2022.

Tingginya limpasan air laut yang terjadi dalam sepekan terakhir yang melanda pesisir Utara Jawa Tengah itu diduga sebagai penyebab tanggul laut tersebut jebol.

Untuk mengatasi agar dampaknya tidak semakin meluas telah dilakukan penutupan tanggul yang jebol dengan menggunakan sekitar 3.600 karung pasir (sandbag).

Bahkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) berinisiatif menyiapkan sedikitnya 32 unit mesin pompa air dengan kapasitas 800 liter per detik yang mampu menangani ketinggian pasang hingga 130 cm.

Mesin pompa air tersebut telah ditempatkan disejumlah titik-titik rawan banjir rob di area pelabuhan tanjung emas pesisir pantai utara Jawa tengah. (DM06)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This