No menu items!

Lagi Ngehits! Petik Sayur dan Stroberi di Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur

Must Read

Kedai Sawah Sembalun merupakan obyek wisata viral (hits) yang berada di Dusun Jorong, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Pemilik Kedai Sawah Sembalun bernama Purna mengatakan, konsep yang diusung adalah kombinasi dari wisata kuliner dan agrowisata. “Jadi orang datang, habis makan bisa melihat sawah, petik hasil sayuran, petik stroberi, dan foto,” terangnya.

Petik Sayur dan Stroberi di Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok TimurPurna yang merupakan eks pemandu wisata ini menuturkan ide mendirikan Kedai Sawah Sembalun terinspirasi dari Svargabumi Borobudur, Jawa Tengah dan wisata kebun teh di Pangalengan, Jawa Barat. Selanjutnya, ia mendirikan Kedai Sawah Sembalun pada 2018.

Keunikan dari Kedai Sawah Sembalun adalah pengunjung bisa menikmati pengalaman memetik sayur dan buah-buahan langsung dari sawah petani.

Selain itu, pengunjung bisa menikmati pengalaman bersantap dengan panorama perbukitan dan gunung di Lombok Timur.

Agrowisata yang bermitra dengan petani

Tak sekadar bisnis semata, Purna mengajak serta petani di area sekitar Kedai Sawah Sembalun untuk bermitra. Ia mengungkapkan lokasi Kedai Sawah Sembalun dikeliling area sawah milik warga.

Bermitra dengan PetaniSawah-sawah tersebut ditanami aneka tanaman, seperti bawang merah, bawang putih, wortel, selada, kol, kentang, dan lainnya. Purna pun berinisiatif untuk mengajak para petani pemilik sawah tersebut bermitra.

Jadi, pengunjung Kedai Sawah Sembalun dapat memetik aneka tanaman tersebut, kemudian membelinya langsung dari petani.
Purna menyatakan para petani menyambut baik kerja sama tersebut karena mereka mendapatkan harga yang jauh lebih baik ketimbang dijual ke tengkulak.

Di sisi lain, wisatawan juga memperoleh aneka sayuran segar langsung dari pohonnya, dengan harga lebih murah ketimbang di pasar.

“Petani lebih suka didatangi wisatawan, karena harganya beda. Lebih layak dibandingkan dijual ke tengkulak,” ujarnya.

Aneka sayuran yang dapat dipetik itu, menyesuaikan dengan jadwal panen petani. Namun, Purna menuturkan hampir setiap hari ada petani yang memanen tanamannya.

Ia menyarankan pengunjung yang ingin menikmati pengalaman panen sayuran tersebut untuk datang di pagi hari yakni pukul 08.00-10.00 WITA.

“Misalnya, ada panen wortel kami arahkan pengunjung ke sana untuk memetik dan beli langsung ke petani. Intinya, menyesuaikan petani panen, pengunjung ikut panen,” jelasnya.
Fasilitas di Kedai Sawah Sembalun

Selain pengalaman memetik aneka sayuran dari sawah, Kedai Sawah Sembalun mempunyai sejumlah fasilitas menarik lainnya.

Beragam fasilitas tersebut berhasil menarik wisatawan.

Purna menuturkan saat puncak liburan seperti akhir pekan atau hari libur nasional, jumlah pengunjung di Kedai Sawah Sembalun maupun area agrowisata mencapai 1.000-2.000 orang. “Wisatawan dari luar daerah ada dari Jakarta, Kalimantan, Sumatera, tapi mayoritas 95 persen masih dari Lombok,” tuturnya.

Berikut fasilitas di Kedai Sawah Sembalun yang bisa dinikmati pengunjung.

Kebun bunga
Purna menuturkan area kebun bunga, kebun stroberi, dan restoran di Kedai Sawah Sembalun merupakan miliknya pribadi. Luas ketiga area tersebut mencapai setengah hektar.

Kebun BungaIkon dari kebun bunga adalah tanaman hias bayam merah. Selain perawatannya mudah, Purna memilih tanaman hias ini karena warna merahnya kontras dengan aneka tanaman lainnya yang berwarna hijau.

Jadi, bunga hias ini bisa menjadi begron foto yang menarik bagi para pengunjung Kedai Sawah Sembalun.

“Saya berpikir, bagaimana lahan yang sempit kelihatan luas dan menarik, kalau berwarna hijau semua enggak menarik,” katanya.

Kebun bunga ini menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung. Wisatawan bisa berfoto dengan latar belakang kebun bunga berwarna warni serta panorama perbukitan dan gunung.

Restoran
Keunikan dari restoran di Kedai Sawah Sembalun adalah menggunakan bahan baku segar dari hasil panen petani sekitar. Selain itu, ia menuturkan restoran di Kedai Sawah Sembalun tidak menggunakan pemanis buatan.

“Poinnya, saya jual fresh seperti minuman tidak pakai pemanis buatan, jadi dari apa yang saya panen di kebun, sehingga natural lebih ke alam,” ujarnya.

Ia menuturkan minuman favorit di Kedai Sawah Sembalun adalah es stroberi karena menggunakan bahan baku stroberi segar langsung dari kebunnya.

Sementara itu, menu lainnya antara lain nasi goreng, nasi campur, aneka mi, aneka ikan, sop, dan sebagainya. Adapula menu makanan ringan seperti kentang goreng, pisang, pancake, salad, singkong keju, dan lainnya.

Sementara itu, minuman yang ditawarkan di Kedai Sawah Sembalun meliputi aneka jus buah, aneka kopi, aneka teh, coklat, wedang jahe, dan sebagainya.

Petik stroberi
Pengunjung juga bisa memetik stroberi dari kebunnya langsung. Khusus untuk petik stroberi, pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang.
Selanjutnya, hasil panen stroberi akan ditimbang dahulu dengan harga Rp 50.000 per kilogram (kg).Petik straberi

Spot foto
Kedai Sawah Sembalun juga menyediakan berbagai spot foto Instagramable. Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang kebun bunga, kebun stroberi, hamparan area sawah, hingga gunung dan perbukitan.

“View kami 360 derajat gunung dan bukit kelihatan semua, ada Bukit Anak Dara, Bukit Pergasingan, Gunung Rinjani, dan lainnya,” ucap Purna.

Selain fasilitas di atas, Kedai Sawah Sembalun juga menyediakan fasilitas umum seperti mushola, toilet, dan area parkir. (DM05)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This