No menu items!

Kadin Jatim Support Petrokimia Gresik Mencari Sumber Baru Bahan Baku Pupuk

Must Read

Perang Rusia-Ukraina yang terjadi hingga kini, ternyata berdampak pada pemenuhan kebutuhan pupuk tanah air. Oleh karena itu Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendorong Petrokimia Gresik dan pemerintah mencari resource atau sumber baru bahan baku pupuk.

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim, Edi Purwanto dalam acara In Agro Talk Sesi 1 di Surabaya, Jatim, pada hari Jumat, 20 Mei 2022, mengatakan bahwa salah satu bahan baku pupuk yakni kalium klorida (KCl) itu berasal dari Rusia atau Belarusia. Namun karena sedang terjadi konflik di negara tersebut, maka diperlukan sumber bahan baku baru.

Menurut Edi, terjadinya perang global berdampak secara langsung dan mempengaruhi pemenuhan bahan baku atau sub Prodi pupuk di Indonesia. Bahkan harga bahan baku pupuk seperti KCl mulai mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Tentu saja hal ini ikut mempengaruhi kenaikan harga-harga pupuk lainnya.

Edi mengatakan, pencarian sumber baru perlu dilakukan di luar negara konflik Rusia dan Ukraina yang secara data mampu memenuhi kebutuhan hingga 40 persen.

Namun upaya tersebut harus dihadapkan dengan masalah yakni bersaing dengan negara lain yang juga membutuhkan bahan dasar yang sama.

“Meski nantinya berebut, tapi itu konsekuensi yang memang harus dilakukan, karena pemenuhan di luar itu tidak ada lagi, dan memang tidak bisa jamin akan terpenuhi secara 100 persen,” katanya.

Sementara itu, Vice President Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Awang Djohan Bachtiar mengakui memang membeli bahan baku KCL dari Rusia atau Belarusia, tetapi pihaknya tidak tergantung atau membeli dari salah satu sumber saja. Karena masih ada Kanada dan Yordania yang juga menjual bahan baku pupuk tersebut.

Awang mengungkapkan bahwa Kanada merupakan negara yang memiliki porsi lebih besar sebagai pengimpor KCL ke Petrokimia Gresik, dibandingkan dengan negara Rusia atau Belarusia dan Yordania.

Sementara itu, sesuai rencana tahun 2022, beberapa bahan baku yang harus diimpor Petrokimia Gresik yakni rock phosphate, belerang, KCl dan AlOH3.

Negara-negara pengimpor untuk bahan baku tersebut antara lain dari Mesir, Jordania, Maroko, UAE, Qatar, Kuwait, Arab Saudi, Kanada, Jordania, Belarusia, Rusia, Laos serta Turki. (DM06)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This