No menu items!

Ganjar Mendukung Mobil Formula Mahasiswa UGM Juarai Kompetisi Internasional

Must Read

Mahasiswa UGM diharapkan dapat kembali menjuarai kompetisi Internasional di Belanda. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah yang juga Ketua Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama), Ganjar Pranowo yang mendukung penuh inovasi mobil balap formula Bimasakti karya mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

“Ini keren ya, karya anak bangsa dari UGM ini bisa merancang sebuah mobil dan meneruskan karya senior-seniornya. Mereka ini generasi kesepuluh yang membuat mobil ini dan saat ini sudah masuk ranking 114 dari seluruh negara, mereka akan lomba lagi di Belanda dan tentu kita harus memberikan ‘support’ penuh,” katanya di Yogyakarta, Minggu 15 Mei 2022.

Ganjar mengatakan program riset dan pengembangan semacam ini memang harus diberikan dukungan karena mahasiswa yang penuh inovasi ini harus didampingi, baik dari pemerintah, perusahaan, masyarakat dan lainnya.

“Penelitian semacam ini harus didukung. Ya biasanya kendalanya anggaran, maka CSR bisa diarahkan ke sini. Bisa juga mereka yang bayar pajak, diberikan tax deduction dan diberikan pada peneliti seperti anak-anak muda ini,” ujarnya.

Selain itu Ganjar akan memberikan dukungan agar mobil balap formula Bimasakti bisa menjadi juara dalam ajang Student Formula di Belanda nanti.

“Mudah-mudahan juara, tapi mereka butuh dukungan kita semua. Sekarang yang dibutuhkan dukungan finansial karena yang lain rasanya sudah oke. Ini harus dikembangkan untuk kita mewujudkan teknologi transportasi di masa depan. Mereka sudah buktikan, membuat mobil balap dengan segala inovasinya, menurut saya hebat sekali,” katanya.

Sementara itu Ketua Tim Bimasakti Aditya mengatakan bahwa bulan Juli 2022 pihaknya akan ikut kegiatan Student Formula di Belanda.

“Perlombaan keteknikan antar mahasiswa dari berbagai negara dan yang didombakan adalah rancang bangun mobil, kecepatan mobil, ‘performance’ dan dari segi bisnis,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan ada tiga perlombaan yang bisa diikuti yakni di Austria, Belanda dan Hungaria, namun karena keterbatasan, pihaknya hanya memilih Student Formula di Belanda.

“Untuk itu kami sangat berharap dukungan semua pihak. Dari pemerintah beberapa kementerian sudah bantu, dari kampus juga termasuk dari masyarakat, namun kami tetap butuh dukungan agar ini bisa dikembangkan lagi,” katanya.

“Dan dengan riset kami yang bergulir terus, harapannya juga bisa dapat dukungan dari semua pihak,” katanya.

Tentunya dengan Ganjar Pranowo selaku ketua Kagama yang mendatangi bengkel para mahasiswa ini dapat membuka wawasan masyarakat seluasnya. (DM06)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This