No menu items!

Mengenali Proses Tahapan Pencarian Properti

Must Read

Setiap orang pasti ingin memiliki rumah sebagai tempat tinggal untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari bersama keluarga. Namun  keputusan untuk mencari rumah atau bentuk properti lainnya, sering kali dihadapkan pada proses yang membuat bingung dan belum memahami  proses seperti apa yang harus dipersiapkan.

Oleh karena itu dalam situasi seperti ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak ketika akan membeli properti yang diinginkan.

Mengingat proses pencarian properti termasuk penting,  maka sebagai bentuk literasi kepada masyarakat, Pinhome melalui Ahli Properti dan Pembiayaan Vina Yenastri, seperti  dikutip dari siaran pers pada hari Rabu, 11 Mei 2022.

Dia membagikan proses pencarian properti dalam enam tahap antara lain define, discovery, consideration, negotiation, transaction, dan post-transaction.

Pada tahap define, calon pembeli harus menetapkan jenis properti yang akan dibeli dan mengetahui budget pembelian properti yang sesuai.

“Di tahap ini, kita udah mulai menentukan kriteria properti yang kita mau atau butuhkah seperti apa dan jenisnya apa aja. Lalu menentukan budget ini menjadi poin dasar utama ketika kita mencari properti. Budget kita untuk mencari properti berapa ya? Kemampuan kita untuk membeli properti berapa, lalu kita hitung-hitung, lalu kita masuk ke tahap discovery,” kata Vina dalam Bahas Tuntas Properti by Property Academy Pinhome.

Selanjutnya adalah tahap discovery yaitu calon pembeli mulai mencari properti yang sesuai dengan kebutuhan dan juga membuat skala prioritas properti berdasarkan preferensi.

“Di tahap ini, kita sudah mulai mencari-cari properti yang sesuai dengan kriteria yang kita butuhkan dan sesuai dengan budget kita, dan kita sudah mulai urutkan skala prioritasnya berdasarkan preferensi, karena untuk mencari properti itu ada yang jaraknya dekat, lebih jauh, atau aksesnya lebih sulit, itu ada macam-macam. Tiap individu berbeda. Jadi harus ditentukan skala prioritasnya,” ujar Vina.

Kemudian tahap consideration yaitu calon pembeli harus melakukan survei pada properti pilihan dan mempertimbangkan setiap aspek dari properti yang dipilih.

“Tahap berikutnya, kita sudah mulai melakukan survei. Kita sudah mulai pilih-pilih sekitar lima properti yang sesuai sama kriteria kita. Selain itu, kita sudah mulai mempertimbangkan juga tiap aspek dari beberapa properti yang kita pilih dari kelima properti ini, mana aja yang paling mendekati dengan kebutuhan kita, mana aja yang paling sesuai dengan yang kita perlukan,” kata Vina.

Sementara tahap negotiation adalah tahapan untuk calon pembeli harus mencari tahu atau menentukan harga wajar untuk sebuah properti. Pada tahap ini disarankan bagi calon pembeli  untuk mencari properti di lokasi yang sama untuk mendapatkan harga pembanding.

“Di tahap ini kita udah mulai memastikan harga ke penjualnya. Gimana caranya? Kita harus tahu dulu harga wajar untuk properti ini tuh berapa, sih. Karena kita enggak tahu harga (properti yang akan dibeli) kemahalan atau harganya memang sudah sesuai dengan harga pasar,” jelas Vina.

“Kemudian selanjutnya adalah kita bisa mencari properti lain di lokasi yang sama untuk mencari harga pembanding dan melakukan negosiasi harga,” tambahnya.

Pada tahap keenam yaitu transaction,  calon pembeli wajib mengetahui dan menentukan jenis-jenis metode pembayaran properti.

“Setelah tahap negosiasi dan kita sudah mendapatkan kesepakatan harga dengan si penjual properti, kita masuk ke tahapan transaction. Nah di tahap ini, kita harus mengetahui dulu jenis-jenis atau metode pembiayaan ada apa saja, apakah kita mau KPR atau cash bertahap, lalu disesuaikan dengan kemampuan kita,” jelas Vina.

Proses pencarian properti tahapan terakhir yakni post-transaction. Pada tahap ini, pembeli sudah melakukan pembayaran dan melakukan pelunasan cicilan.

“Di tahap ini, propertinya sudah kita miliki dan siap huni, serta sudah melakukan pembayaran cicilan. Di tahap ini penting untuk memastikan bagaimana cicilan kita tidak pernah telat, dan lain-lain,” tutup Vina. (DM06)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This