No menu items!

Usai Rayakan Lebaran Pastikan Jaga Asupan Gizi Seimbang

Must Read

Memaknai Lebaran sebagai perayaan hari kemenangan. Biasanya aneka hidangan lezat tersaji di meja makan. Namun usai Lebaran perlu diperhatikan untuk tetap menjaga asupan makan gizi yang seimbang agar tubuh senantiasa sehat. Demikian keterangan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia cabang DKI Jakarta (PDGKI-Jaya) dr. Ida Gunawan, M.S, Sp.GK, M.Kes (K), FINEM.

Ida mengatakan, ” Supaya selalu sehat setelah lebaran atau hari selanjutnya, karena kita masih di masa pandemi, jangan lupa makan dengan giziag seimbang “.

Ida Gunawan sebagai Dokter Spesialis Gizi Klinik Konsultan Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi yang berpraktik di RS Pondok Indah – Puri Indah mengingatkan agar masyarakat dapat mengatur asupan makanan sesuai dengan kebutuhan dan memilih jenis makanan yang baik untuk tubuh. Sebaiknya sayur dan buah dapat memenuhi setengah piring, kemudian seperempat bagian untuk protein dan sisanya untuk karbohidrat kompleks.

Ida berpesan, ” Jangan terlalu banyak makan manis dan tepung-tepung,” pesan dia.

Kemudian jika memilih makanan yang mengandung protein, sebaiknya pilih protein yang tidak mengandung banyak minyak, seperti ikan, ayam tanpa kulit atau telur. Apabila ingin mengonsumsi daging merah, usahakan batasi konsumsi menjadi satu atau dua kali setiap pekan. Kurangi juga makan gorengan yang mengandung banyak minyak.

Disarankan melakukan jadwal makan yang rutin dalam kehidupan sehari hari, meskipun sudah tidak berpuasa lagi. Masyarakat bisa makan lima atau enam kali dalam sehari dengan komposisi tiga kali myang utama dan tiga kali camilan.

Menurut Ida, contoh jadwal makan yang baik adalah makan pagi pada jam 7 pagi, lanjut dengan camilan pukul 10 pagi, kemudian makan siang jam 1 siang, camilan pukul 4 sore dan makan malam pukul 7 malam. Jika kondisi perut masih lapar, setelah makan malam bisa memakan camilan.

Ida mengingatkan untuk aktif kembali berolahraga dan tetap melakukan aktivitas sehari-hari.

“Jangan ‘mager’ (malas gerak), aktivitas harus dilakukan,” katanya

Disarankan melakukan aktivitas olahraga yang tidak terlalu berat seperti olahraga kardio selama 150-300 menit per minggu dengan frekuensi 3-5 kali setiap minggu.

“Artinya kalau mau jalan kaki atau jogging lima kali seminggu, kira-kira butuh 30-60 menit saja per hari,” ujar Ida.

Bagi perempuan lakukan latihan kekuatan seperti angkat beban yang ringan seperti berlatih dengan mengangkat beban seberat 1-2 kilogram.

Pola hidup sehat dapat diperoleh melalui asupan makanan bergizi, olahraga, dan istirahat yang cukup. Di masa pandemi, untuk sebagian orang yang masih bekerja dari rumah, sebaiknya membatasi jam kerja agar tidak tidur terlalu larut. Pastikan tidur selama 7-9 jam.

“Berpikir positif, hindari stres, jangan merokok dan minum alkohol serta lakukan semua aktivitas sosial yang bermanfaat buat kesehatan mental,” ungkapnya. (DM06)

Calvin Kizana Ditunjuk Sebagai Head of WhatsApp Pertama di Indonesia

WhatsApp mengumumkan Calvin Kizana sebagai Head of WhatsApp pertama di Indonesia. Calvin memulai peran barunya hari ini dari kantor...

More Articles Like This