No menu items!

Ketua KPK Himbau Jangan Ada Sistem yang Ramah Pada Praktek Korupsi

Must Read

Belum lama ini Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Jend. Polisi (Purn) Drs. Firli Bahuri, M.Si hadir di Bandar Lampung dalam acara pengukuhan Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung.

Organisasi perusahaan media massa berbasis internet atau Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) ini, telah ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers. Penetapan itu dilakukan dalam Rapat Pleno Dewan Pers pada Januari 2022 lalu.

Rapat Pleno penetapan JMSI sebagai konstituen Dewan Pers dilakukan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pers M. Nuh.

Selain itu Jaringan Media Siber Indonesia ini didirikan di acara Hari pers Nasional (HPN) pada tahun 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan kini telah memiliki pengurus daerah di 31 Provinsi.

Dalam acara tersebut selain memberikan orasi ilmiah, ketua KPK Firli juga memberikan pernyataan terkait Upaya pencegahan korupsi, yakni mengingatkan kepada kepala daerah jangan sampai ada sistem yang ramah dalam praktek-praktek korupsi.

“Kita harus lakukan pendidikan budaya anti korupsi, dengan memperbaiki sistem jangan sampai ada sistem yang ramah dalam praktek korupsi, maka dari itu kami meminta seluruh penyelenggaraan Negara tidak menyalahgunakan kekuasaan”.

Dia juga menegaskan bahwa KPK memiliki prinsip Akuntabel dan Proporsional serta menghormati hak asasi manusia (HAM). Menurut Firli siapa pun itu yang melakukan tindak korupsi, asal terdapat bukti yang akurat maka akan dilakukan penyidikan dan akan diproses ke Pengadilan.

Disisi lain ketua KPK Firli juga memberikan apresiasi tinggi kepada media massa karena memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa serta ikut mewujudkan penyelenggara negara yang anti korupsi.

KPK sangat terbuka dengan rekan media dalam rangka membangun dan membesarkan kegiatan KPK khususnya dalam pemberantasan korupsi.

Menurut ketua KPK media massa memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai Distribusi informasi tetapi juga bisa menanamkan kesadaran berbangsa dan bernegara.(DM06)

Calvin Kizana Ditunjuk Sebagai Head of WhatsApp Pertama di Indonesia

WhatsApp mengumumkan Calvin Kizana sebagai Head of WhatsApp pertama di Indonesia. Calvin memulai peran barunya hari ini dari kantor...

More Articles Like This