No menu items!

Pengajuan Jamu Tradisional Indonesia Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Ke UNESCO

Must Read

Jamu merupakan ramuan tradisional khas Indonesia, yang menjadi salah satu ramuan pengobatan yang telah dikenal luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu. Jamu yang memiliki arti penyembuhan atau doa dan kesehatan ini digunakan masyarakat dengan tujuan mengobati penyakit ringan, mencegah datangnya penyakit dan menjaga ketahanan tubuh.

Salah satu diantaranya yang selama ini kita kenal adalah beras kencur dan kunyit asam.

Seperti halnya budaya Indonesia yang lain, jamu juga menjadi warisan budaya yang harus kita jaga kelestarian nya. Dalam sejarah jamu terbukti menjadi pengetahuan asli bangsa Indonesia yang telah digunakan selama ribuan tahun dari generasi ke generasi.

Budaya jamu adalah suatu praktek menjaga kesehatan yang bersifat preventif sekaligus promotif, jamu merupakan buah perjalanan sejarah peradaban masyarakat dari kebudayaan turun temurun Nusantara.

Manfaat dan historis dari jamu inilah yang membuat Erwin J Skripsiadi selaku peneliti yang mewakili ketua tim kerja nominasi budaya sehat jamu, mengajukan jamu sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.

Adapun pengajuan nominasi jamu ini telah dilakukan sesuai dengan standar dan kaidah yang telah ditetapkan oleh UNESCO, yaitu diantaranya, telah melakukan riset dengan melibatkan ratusan pelaku langsung budaya sehat jamu gendong dan konsumen jamu, mulai dari para perajin jamu, penjual jamu gendong, hingga konsumen jamu di 4 wilayah provinsi, yaitu Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa timur dan DKI Jakarta.

Selain itu proses riset tersebut telah dilakukan oleh tim riset jamu pedia, sebuah lembaga riset dan pengarsipan budaya sehat jamu dibawah pimpinan konsultan ahli Gaura mancacaritadipura.

Sehingga diharapkan dengan ditetapkannya jamu sebagai budaya tak benda oleh UNESCO, akan membuat budaya sehat jamu Indonesia semakin dikenal dunia internasional.

Tidak hanya itu semoga saja jamu sebagai budaya nenek moyang warisan leluhur ini akan memberikan sumbangsihnya untuk menyehatkan dunia, serta kelak menjadi momentum yang tepat bagi Indonesia untuk menominasikan jamu ke UNESCO mengingat dunia saat ini sedang dilanda pandemi COVID-19.(DM06)

Latest News

Masif dan Agresif Pertamina Lanjutkan Eksplorasi Dukung Ketahanan Energi

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina berkomitmen memberikan kontribusi terbaiknya pada pencapaian ketahanan energi negeri. Dalam...

More Articles Like This