No menu items!

Investasi Rp23,3 T, Tahun Depan Jasamarga Mulai Konstruksi Tol Probolinggo-Banyuwangi

Must Read

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), anak usaha PT Jasamarga, menargetkan pengerjaan konstruksi untuk seksi 1 Ruas Probolinggo-Besuki dapat dimulai pada tahun 2022. Untuk proyek ini perusahaan menginvestasikan dana sebesar Rp23,3 triliun.

Direktur Utama PT JPB, Adi Prasetyanto, mencatat, saat ini progres pembebasan lahan untuk seksi 1 Ruas Probolinggo-Besuki (29,6 km) telah mencapai 24,88 persen hingga akhir Juli 2021 dan sesuai jadwal ditargetkan pembebasan tanah seksi 1 selesai akhir tahun 2021.

“Jika semuanya sesuai jadwal yang sudah ditentukan, target konstruksi rampung untuk seksi 1 pada tahun 2024. Saat ini fokus PT JPB adalah mendukung Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan untuk mempercepat proses pembebasan lahan untuk seksi 1 Probolinggo – Besuki, agar target dari pengerjaan konstruksi bisa sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan,” kata Adi dalam siaran persnya, Jumat (30/6/2021).

JPB merupakan kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi,

Adi menambahkan saat ini yang menjadi prioritas dari PT JPB adalah seksi 1 Ruas Probolinggo-Besuki (Kab Probolinggo) menyesuaikan dengan rencana alokasi pendanaan tanah dari Pemerintah.

“Namun tentu saja kami juga terus melakukan monitoring untuk Seksi 2 Besuki-Bajulmati (Kab. Situbondo) sepanjang 110,9 km serta seksi 3 Bajulmati-Ketapang (Kabupaten Banyuwangi) sepanjang 31 km yang proses pembebasan lahannya juga terus dilakukan. Pada Juni 2021 lalu juga telah dilaksanakan pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) untuk 22 bidang menggunakan Pembayaran Langsung Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN),” kata Adi.

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan total panjang 171,516 km akan menjadi titik akhir jaringan Jalan Tol Trans Jawa dengan masa konsesi 35 tahun dan total investasi mencapai Rp23,3 triliun.(DM04)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This