No menu items!

Genjot Panas Bumi, PGE Targetkan Kelola 1.540 Megawatt Pada 2030

Must Read

Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak usaha Pertamina, menargetkan kenaikan kapasitas terpasang energi bersih yang bersumber dari panas bumi mencapai 200 persen. Ini berarti naik dua kali lipat pada 2030.

Direktur Operasi PGE Eko Agung Bramantyo mengungkapkan pihaknya saat ini mengelola 672 megawatt listrik panas bumi secara mandiri dan 1.205 megawatt dikelola bersama mitra.

“Tahun 2030, kapasitas terpasang yang dikelola langsung PGE menjadi 1.540 megawatt,” kata Agung dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/6/2021).

Agung menjelaskan peningkatan kapasitas pemanfaatan energi panas bumi itu berpotensi mengurangi emisi karbon sebanyak 9 juta ton per tahun.

Dalam satu dekade ke depan, PGE menargetkan bisa masuk peringkat tiga besar produsen panas bumi di dunia.

Kemitraan strategis menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk menambah kapasitas terpasang panas bumi tersebut.

Sepanjang 2020, PGE telah memproduksi listrik dari sumber energi terbarukan sebesar 4.618 gigawatt hour. Besaran energi bersih yang dihasilkan dari 15 wilayah kerja panas bumi di Indonesia itu tercatat naik 14 persen dari target yang ditetapkan perseroan.

PGE yang juga digadang menjadi holding BUMN panas bumi itu akan melangkah menuju perusahaan energi hijau berkelas dunia atau World Class Green Energy Company.

PGE telah mempersiapkan sejumlah strategi dan inovasi agar bisa menjadi pionir dalam pengembangan energi bersih untuk masa depan Indonesia, di antaranya mengembangkan kegiatan dan manajemen energi bersih berbasis panas bumi, meningkatkan kapasitas terpasang energi panas bumi, hingga mengelola hidrogen hijau yang saat ini menjadi tren transisi energi dunia.(DM04)

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This