No menu items!

Hore! Transaksi RI & China Tak Perlu Lagi Pakai Dolar

Must Read

Bank Indonesia (BI) mengaku telah menuntaskan transaksi penggunaan mata uang lokal antar negara atau local currency settlement (LCS) untuk Indonesia dan China.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengemukakan seluruh persyaratan dan teknis operasional LCS antara Indonesia dan China sudah selesai. Bahkan, bank sentral telah menunjuk beberapa bank untuk mendukung transaksi LCS Indonesia – China.

“Teknis penunjukkan bank sudah selesai, sampai juga mekanisme teknisnya,” kata Perry dalam konferensi pers pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Edisi Juli, Kamis (22/7/2021).

Bi, sambung Perry, bahkan sudah melakukan sosialisasi kepada kementerian lembaga hingga dunia usaha. Menurutnya, LCS dapat meningkatkan ekspor nasional di masa yang akan datang.

“Insya Allah LCS akan berkontribusi mendorong ekspor,” kata eks Deputi Gubernur BI tersebut.

LCS sendiri merupakan kerja sama antara bank sentral Indonesia dengan sejumlah bank sentral negara lain. Kerja sama ini memperbolehkan penggunaan mata uang lokal setiap kali berlangsung transaksi perdagangan bilateral maupun investasi.

Dengan kerja sama LCS, maka kedua negara bisa sama-sama mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Artinya dalam setiap transaksi, kedua negara tak lagi perlu untuk menukar dolar seperti yang saat ini dilakukan.

Adapun transaksi LCS mencakup penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung, serta perdagangan antar bank untuk mata uang negara tersebut dan Indonesia. Selan itu, ada juga sharing informasi dan diskusi secara berkala antar otoritas.

Kerja sama antara BI dan People’s Bank of China (PBOC) telah dituangkan dalam nota kesepahaman yang diteken pada Oktober 2020 lalu. (DM05)

>Berikut berita terkait Bank Indonesia, simak disini

Latest News

Genjot Peningkatan Produksi Pangan Asal Ternak, Kementan Gandeng Pelaku Usaha

Dalam upaya peningkatan produksi pangan, khususnya pangan asal ternak untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan tujuan ekspor, Kementerian Pertanian...

More Articles Like This